Buka Gerbang Udara dan Laut Kutim

Kadishubkominfo Kutim

Sangatta — Meretas waktu perjalanan dari pintu gerbang Provinsi Kalimantan Timur, di Balikpapan menuju ke Kutai Timur, Sangatta, memang harus segera dilakukan untuk memudahkan percepatan pembangunan daerah. Apalagi daerah ini merupakan tujuan investasi yang cukup dominan dimata para investor, baik dalam negeri maupun luar negeri. Untuk itu diperlukan berbagai cara dalam menunjang iklim investasi yang baik,  salah-satunya dengan membuat bandara komersial.

Diduga BBM Speed Boat Milik Dishub Kutim Bermasalah

Ilustrasi; Speed Boat

Sangatta — Dinas Perhubungan kembali diterpa isu mengenai proyek Bahan Bakar Minyak (BBM) bermasalah yakni BBM untuk speed boat. Menurut Sumber yang layak dipercaya, dana untuk pengadaan BBM khusus speed boat sekitar Rp300 juta per tahun. Dana ini telah dianggarkan selama dua tahun tersebut, selalu habis. Padahal speed boat tersebut tak pernah jalan. Speed boat itu hanya bertambat di pelabuhan Kenyamukan sepanjang tahun.

Anggaran Solar KM Kudungga Tidak Bermasalah!

Bupati dan Wabup Kutim berpose di samping KM Kudungga

Sangatta — Kepala Dinas Perhubungan Kutim Johansyah Ibrahim  membantah jika ada masalah pada penggunaan anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) KM  Kudunga yang nilainnya Rp1,5 miliar per tahun.  Bahkan, menurutnya, untuk tahun 2011 ini,  pihaknya masih kekurangan dana  untuk biaya BBM  pergi pulang Batam untuk doking  Kudungga.

Pembangunan Dua Bandara Buka Keterisoliran

Bandara Sangkima, yang juga bekas bandara khusus Pertamina

Sangatta — Dinas Perhubungan Kutim  berkeinginan untuk segara membuka  keterisolasian udara Kutim, dengan membangun dua bandara  yakni bandara Sangkima, yang juga bekas bandara khusus Pertamina serta bandara Miau Baru di Kombeng. Namun jika sesuai dengan rencana, kedua bandara ini baru akan direalisasikan tahun 2014 akan datang. Demikian disebutkan Kadishub Kutim Johansyah Ibrahim. “Untuk  bandara Sangkima, terbenturnya dilahan, karena itu masuk TNK. Tapi sebenarnya  dari segi perijinan,  tidak masalah karena tinggal dirubah dari bandara khusus ke bandara umum. Jika masalah lahan nantinya selesai tahun 2013, maka  perbaikan bandara ini dapat dilakukan tahun 2014 akan datang,” jelas Johansyah.

Subsidi Transportasi Barang, Layak Diajukan Dalam Musrembang

Infrastruktur jalan yang buruk, pengaruhi harga kebutuhan pokok di Kutim.

Sangatta — Harga barang kebutuhan pokok di Kutai Timur cenderung tidak stabil harganya di pasaran, penyebab ketidakstabilan tersebut dapat dilihat dari langsung pada beban biaya transportasi yang naik hingga 2 hingga 3 kali lipat harga standar di wilayah Kaltim. Dengan kontur dan tofografi wilayah yang berbukit-bukit, jalan yang belum beraspal dan harus melewati jarak yang jauh, tentu persoalan ini tidak akan pernah lepas dari Kutim.

Hingga 2013, Wajah Terminal Sangatta Dipastikan Tetap Sama

Wabup saat menijau lokasi terminal Sangatta

Sangatta — Nampaknya hingga tahun 2013, bangunan Terminal Sangatta di Kilometer 3 Jl Poros Sangatta- Bontang dipastikan akan tetap mangkrak.  Hal ini dikarenakan proyek yang telah dikerjakan pada 2008 lalu, tak dapat di selesaikan karena terkendala belum tuntas statusnya dari Kementerian Kehutanan.

Kutim Dilayani Satu Penerbangan Perintis

Ilustrasi; Penumpang menikmati penerbangan

Sangatta — Permintaan Kutim untuk dilayani dari tiga rute penerbangan perintis, ternyata hanya dikabulkan satu rute dari Kemenhub yakni rute Balikpapan-Sangatta yang akan dilayani empat kali seminggu.  Kadis Perhubungan Kutim Yohansyah Ibrahim didampingi Sekertaris Dishub Mukhtar mengatakan, persetujuan ini belum ada secara tertulis namun  kepastiannya sudah ada secara lisan dari kementerian perhubungan.

Pelabuhan Kenyamukan Dilirik Perusaahan Perkebunan

Johansyah Ibrahim saat meninjau lokasi pembangunan pelabuhan Kenyamukan

Sangatta — Bayang-bayang akan selesainya  Pelabuhan  Kenyamukan Sangatta membuat  beberapa perkebunan besar di Sangatta berminat mengirim CPO (Crude Palm Oil) lewat pelabuhan tersebut. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kutim Johansyah Ibrahim, setidaknya ada empat perusahan besar yang telah menyatakan minatnya untuk menggunakan pelabuhan tersebut untuk mengirim CPO keluar daerah lewat pelabuhan ini.

Isran Noor Berharap Masyarakat Mendukung Program Pemerintah

Isran Noor

Sangatta — Dalam safari halal bihalal beberapa waktu lalu, Bupati Kutai Timur, H Isran Noor menegaskan bahwa tidak semua program pemerintah itu jelek, karena masih banyak program-program yang dilakukan justru bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga diperlukan adanya pemahaman yang berimbang dari masyarakat atas program yang ada. Jikalau terjadi kurang pasnya program pembangunan jalan misalnya, bisa saja akibat keterlambatan pelaksanaan yang menghasilkan mutu jalan yang kurang baik.

Pelabuhan Kenyamukkan Ditarget Selesai Dalam Waktu 2 Tahun

Sketsa Pelabuhan Kenyamukkan

Sangatta — Percepatan pembangunan pelabuhan Kenyamukkan dengan rentang waktu sekitar 2 tahun kedepan, bukanlah sesuatu yang mustahil. Hal ini dikarenakan adanya pembagian pendanaan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pekerjaan coastway dan bangunan kantor akan didanai APBN. Sedangkan pekerjaan trestel dan dermaga akan didanai APBD Kutim dan provinsi.