Membangun Desa Mandiri Melalui BUMDes

Sangatta — Program Desa Mandiri yang dimotori oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC) bersama Pemkab Kutim dan pemerintahan desa, dalam tahun ke tahun mengalami kemajuan yang luar biasa. Sejumlah desa percontohan yang dibentuk, telah dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan bahkan mampu menghasilkan keuntungan bagi desa.
Salah-satu contohnya adalah unit usaha milik desa Rantau Makmur, yang berada di kecamatan Rantau Pulung. Koordinator Community Development KPC, Sugeng Wiyatno mengatakan bahwa BUMDes yang didirikan pada tahun 2011 ini, begerak pada unit usaha penyaluran air bersih.

“Dalam sehari BUMDes Rama Mandiri mampu menyalurkan air sebanyak 100 galon di Ranpul. Keuntungan dari penjualan air bersih itu sendiri, sebagian dimasukkan dalam kas desa. Bahkan keuntungannya telah dipergunakan untuk perbaikan jalan desa,” ungkap Sugeng Wiyatno.

Direktur BUMDes Rama Mandiri, Saipul Anwar menyebutkan bahwa tujuan pendirian BUMDes sendiri adalah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Selain itu juga dapat membantu meningkatkan perekonomian wilayah pedesan dan menyerap tenaga kerja lokal.

PT KPC sendiri terus membantu pembentukkan BUMDes di sejumlah desa percontohan program Desa Mandiri. Terkahir seperti yang dilakukan di Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara. Dimana bersama pihak Pemkab Kutim diresmikanlah BUMDes Swarga Mitra Mandiri, yang dilakukan oleh Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman. “Dengan program desa mandiri, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Serta dapat bersinergi nantinya dengan program pemerintah kabupaten sendiri” terang Ardianysah. (*GWP)

Leave A Comment

*