ASN Menghambat Kaderisasi

SANGATTA,(19/2)- UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai berbagai kalangan menghambat kaderisasi di Pemkab Kutai Timur (Kutim) pasalnya akibat perpanjangan masa pensiun, kaderisasi tersumbat. “Kami sudah melakukan pendataan, jabatan lowongan yang akan ditinggalkan pejabat bakal pensiun  yang akan diisi  pegawai yang dibawahnya namun  karena ada perpanjangan waktu pensiun rencana  tidak terjadi, karenanya mutasi yang akan datang hanya akan mengisi jabatan baru terutama pada SKPD  baru dan struktur lainnya,” jelas Kepala BKD Kutim HM Djoni. Kepada wartawan, Djoni menyebutkan  ada  baiknya dalam struktur baru kepegawaian  semua PNS sudah jelas tugas pokok dan fungsinya. Ia menambahkan, selama ini pekerjaan PNS tidak jelas. Ia menagkui dengan UU ASN, semua PNS sesui dengan tugas pokoknya…

Show Room Randis Ditertibkan

SANGATTA,GWP (19/2)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) dalam waktu dekat akan menertibkan penggunaan asset daerah terutama kendaraan dinas baik roda empat maupun dua. Menurut Teddy, Kasubag Pengelolaan Asset Daerah pada Bagian Perlengkapan Setkab Kutim, penertiban akan dilakukan dari penggunaan kendaraan dinas jabatan maupun operasional. Menjawab pertanyaan wartawan seputar banyaknya kendaraan dinas dimiliki pejabat bahkan seperti show room, ditegaskan Teddy akan ditertibkan dengan mekanisme kendaraan yang tidak ada kaitan langsung akan ditarik atau ditempatkan di kantor jika memang kendaraan pool. “Kita akui ada kasus pejabat mengkoleksi mobil dinas sehingga terkesan pamer, hal ini sangat dilarang karena berdampak terhadap nama pemerintah selain itu dari segi keamanan patut dipertimbangkan,” sebutnya seraya menegaskan pendataan sudah dilakukan dengan berbagai…

Tidak Ada CPNS Siluman

SANGATTA,(19/2)- Kepala BKD Kutim HM Djoni menjamin CPNS yang akan lulus bukan titipan pihak manapun namun berdasarkan nilai ujian serta kebutuhan, karena keinginan daerah tidak disetujui makanya pengumuman ditunda. Terhadap sinyelemen adanya peserta yang lulus merupakan lulusan siluman, Djoni menjamin tidak bakal terjadi karena sistemnya sudah tegas dan jelas.  “Tidak benar itu, jangan terpengaruh semua warga negara Indonesia punya hak sama dan boleh mengikuti testing meski formasinya satu atau dua orang,” sebuatnya. Disebutkan, dalam penerimaan CPNS 2013, Pemkab membutuhkan tenaga yang punya dedikasi dan kompetensi dengan bidangnya. Sedangkan terhadap minimnya formasi, ia mengakui karena berdasarkan analisa jabatan dan beban kerja selain itu mempertimbangkan kondisi daerah serta keuangan. Djoni menegaskan dalam testing CPNS yang dinyatakan lulus…

Proyek Aspirasi Bakal Makan Korban

SANGATTA,GWP (19/2)- Proyek aspirasi yang digalang anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) tampaknya mulai menelan korban, selain itu masuk ke ranah hukum. Pasalnya, salah seorang kontraktor yang minta jatidirinya tidak ditulis lebih dahulu dengan alasan akan meminta pertanggungjawaban sang anggota dewan. Kepada wartawan, kontraktor sipil yang dikenal sukses di kota Sangatta ini menyebutkan, oleh oknum anggota dewan ia dijanjikan menggarap empat proyek aspirasi namun hingga berlalu tahun, janji tetap janji sementara fee sudah diterima sebesar Rp80 juta. Pria yang bersikukuh belum mau menyebutkan jatidiri sang oknum mengharapkan niat baik wakil rakyat Kutim ini untuk mengembalikan uangnya.  “Karena proyek dijanjikan tidak ada, makanya minggu depan saya akan laporkan ke Polres, maaf  untuk sementara belum sebutkan siapa nama…

Isran Siap Rebut Hati Warga Sulsel

SANGATTA,GWP (19/2)- Isran Noor optimis bisa mendapat rangking teratas dari tujuh peserta Konvensi Rakyat (KR) yang terus digelar dibeberapa daerah besar diantaranya Surabaya, Medan dan Balikpapan. Menjelang debat publik di Makassar, Ahad (16/2) pekan lalu, Isran mengaku bisa meraup dukungan terbanyak karena rata-rata warga Sulsel cukup mengenalnya termasuk perjuangannya sebagai Ketua APKASI. Meski demikian, pria kelahiran Sangkulirang ini tidak meremehkan calon lainnya yang memang punya kapasitas  luar biasa. “Dalam kacamata saya, konvensi rakyat memberikan andil besar bagi putra-putra daerah untuk berlaga dan menunjukan kemampuannya sebagai anak bangsa,” ujar Isran Noor ketika ditanya wartawan, seputar kesiapannya di debat publik di Makassar. Isran sebagai anak Kutim, tentu punya hubungan emosional dengan warga Bugis di Sulsel, pasalnya sebagian…

Uang dan Emas Senilai Rp130 Juta Raib di Mobil

SANGATTA,GWP (19/2)- Setelah lama tak terdengar aksi pencurian dengan membongkar kendaraan, kasus serupa kembali terjadi di Sangatta. Keterangan yang dihimpun GWP, Nirwana warga Km2 Jalan Poros Sangatta Bontang, tidak menyangka jika sudah dikuntit kawanan pencuri sejak dari Bank Kaltim di Jalan Yus Sudarso II Sangatta Utara. Menggunakan mobil Nopol KT 1155 RE, Nirwana setelah mengambil uang di Bank Kaltim langsung menuju Pengadilan Negeri Sangatta yang berada di  pusat pemerintahan Pemkab Kutim. Sebelum sampai tujuan, terang Kapolres Kutim AKBP Edgar Diponegoro, korban mampir disebuah toko ATK dan Fotocopy. Namun tas berisikan uang dan barang berharga lainnya ditinggal di mobil. “Mobil dalam keadaan hidup dan tak terkunci,” beber kapolres. Seusai fotocopy, korban kaget pasalnya dompet warna merah…

Capres KR Nilai Ekonomi Indonesia, buruk

MAKASSAR,GWP (19/2)- Tujuh kendidat Presiden versi Konvensi Rakyat (KR) menilai perekonomian Indonesia yang mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir belum menyentuh hajat orang banyak, terbukti masih banyak warga Indonesia miskin dan kesulitan mendapatkan pekerjaan. Tersimpul, peserta Capres KR menilai dalam era SBY, perekonomian Indonesia tergolong buruk. Dalam KR tahap ke empat yang berlangsung di Makassar, Ahad (16/2) kemarin, semua peserta KR garapan Gus Sholah mengupas persoalan perekonomian Indonesia yang ditargetkan mencapai 6,5 persen. “Pada akhir tahun dua ribi tiga belas, nilai tukar rupiah melemah terhadap berbagai mata uang di dunia, akibatnta terjadi defisit pada transaksi yang berjalan,” kata Isran Noor. Saat memaparkan sejumlah fanelis dan ratusan warga Makassar, Isra menyebutkan laporan Harvard Kennedy School Ash…

Columbia Gelar Grand Open

SANGATTA GWP  (18/2) – Menurut GM HRD Columbia Andi Pawelloi mengatakan, di gelarnya Grand Open Colombia (GOC) Cabang Sangatta di Sangatta Kutai timur (Kutim) merupakan usaha untuk menebar kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Kutim. Selain itu, Andi menjelaskan, keberadaan Columbia di Sangatta karena ingin memberikan kemudahan dan memberikan lapangan pekerjaan hingga bertujuan untuk mencetak kader-kader yang berkualitas dalam pelayanan penjualan produk.   “Keberadaan columbia yang ke 80 ini di Sangatta sudah sesuai dengan tujuan kita, yaitu untuk menyebar kebahagiaan di mana-mana,”ujar Andi yang di damping GM New Cainel Emylia Maisya seraya menambahkan kita akan berjalan beriringan dengan semua pihak seperti pemerintah, K3PC, KFC dan managemen STC.   Di tempat yang sama, GM Operasional Candra Firdauzi dalam…

MUGENI PUAS DENGAN JUMPA PERS

SANGATTA,GWP (13/2)- Asisten Kesejahteraan Rakyat Setkab Kutim, Mugeni mengaku puas melihat jumpa pers yang digagas Dispenda dan Disperindag Kutim, dimana kedua SKPD sama-sama bisa mengajak wartawan melihat langsung apa yang dikerjakan serta rencana kegiatan selama tahun 2014. Ketika mengikuti jumpa pers di Dispenda Kutim, Rabu (12/2) kemarin, mantan Kadis Sosial Setkab Kutim ini mengakui format jumpa pers yang selama ini digelar belum memberikan informasi lengkap karena wartawan belum melihat langsung. “Sekarang dengan jumpa pers di Dispenda, wartawan melihat langsung kegiatan yang dilakukan seperti pelayanan pajak sebagai salah satu bentuk pelayanan publik,” ujar Mugeni. Mugeni merasa bertanggungjawab dengan masalah jumpa pers karena selama ini ia mengaku denyut nadi pembangunan di Kutim kurang terekspose dengan baik, sebagai…

Anggota Dewan Tipu Hakim

SANGATTA,GWP (13/2)- Seorang anggota DPRD Kutim berinisial S, dilaporkan ke Polisi karena menipu seorang anggota hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Sangatta bernama Fandi. Kasus yang terjadi cukup lama ini, kini ditangani Polres Kutim. “Laporannya memang ada, dan kasus itu sudah lama tapi  karena kasus yang kami tangani sangat banyak  belum ada perkembangan berarti,” jelas Kasat Reskrim AKP Yogie Hardiman. Ditanya modus yang dilakukan sang anggota DPRD tersebut, Yogie enggan membeberkan karena sedang dalam pendalaman. “Pokoknya  kasus itu memang ada, tapi masih dalam penyelidikan,” bebernya. Meskipun Yogie enggan membeberkan, namun salah seorang  penegak hukum di Sangatta yang juga adalah unsur Muspida  mengakui pernah menerima curhat korban.  “Modusnya seputar  uang yang dipinjam S oknum anggota DPRD Kutim,…