free online dating sites
free dating
dating sites
free dating site
best dating sites
free online dating
asian dating
free online dating
best dating sites
free dating sites

Ardiansyah Sulaiman; Kutai Timur Defisit Anggaran 247 Miliar

Sangatta —  Rapat Paripurna  DPRD  Kutim dengan agenda pembacaan Nota Pengantar RAPBD-P  (Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan) tahun  anggaran 2012, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kutim Alfian Aswad, serta dihadiri 24 anggota DPRD Kutim. Wakil Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, dalam Nota RAPBD-P Kutim mengungkapkan jika RAPBD Kutim mengalami defisit sebesar Rp 247 miliar.  Hal ini karena ada kenaikan  pengeluaran  pemerintah. Namun ini masih kurang dibanding dengan  defisit yang diprediksi  seperti dalam APBD murni.
Penyusunan RAPBD-P berdasarkan penyusunan KUA (Kebijakan Umum Anggaran) dan (Perkiraan Platpon Anggaran Sementara) yang disetujui Bangggar DPRD Kutim dan Tim Anggaran Pemerintah. Dimana APBD-P diperkirakan akan naik  dengan nilai Rp2,6 T dibandikan APBD 2012 Rp 2,4 naik sekitar 278 m atau 11,49 persen.

Sementara anggaran belanja perubahan diperkirakan akan naik menjadi Rp 2,9 T maka terdapat peningkatan 258 m, dari perkiraan belanja  Rp2,6  T sehingga ada devisit anggaran pengeluaran senilai Rp247 miliar lebih. Kenaikan anggaran ini dimaksudkan untuk mengakomodir kegiatan yang tidak tertampung dalam APBD murni. Juga perubahan ini kombinasi yang sangat dinamis, untuk kebijakan yang lain sebagai dampak ekonomi makro serta membiayaai kegiatan yang belum terakomodir dalam APBD yang dianggap sangat dibutuhkan masyarakat.

Selain itu perubahan ini merupakan evaluasi perkembangan penyerapan anggaran. Sampai semester 3 perlu dilakukan rasionalisasi. Evaluasi menunjukan efisiensi yang menakjubkan dalam berbagai bidang. Sehingga anggaran perlu penyesuaian dalam APBD-P. Disebutkan,  meskipun ada defisit, namun defisit ini akan ditutup dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2011 yang nilainnya sekitar Rp 130 miliar. Selain itu, juga ada bantuan hibah dari pemerintah Provinsi, sehingga defisit ini akan tertutupi. (GWP)

Leave A Comment

*