Editorial

  • “Awas” Beredar Uang Palsu

    SANGATTA GWP (21/8) – Isu beredarnya uang palsu yang membuat pedagang Pasar Induk Sangatta (PIS) resah dalam dua pekan terakhir ini (Upal Beredar di Pasar Induk, red). Beberapa pimpinan bank di Kutai Timur (Kutim), menghimbau agar masyarakat tidak terlalu panik. Tekan kekawatiran bias mengunkan alat ultra viole untuk mendeteksi Upal. Pasalnya, sejak awal Januari hingga saat iniUpal belum ada didapatkan pihak bank. Kepala Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim cabang Sangatta Oska Yoris mengatakan, isu adanya uang palsu yang beredar dimasyarakat memang ada diterima BPD Kaltim cabang Sangatta. Hanya saja, belum ada ditemukan dimasyarakat. “Masyarakat diharapkan, agar tidak terlalu panik dengan isu uang palsu yang beredar dilingkungan masyarakat, khususnya para penjual. karena dari data yang dimiliki…

  • Pendatang “Malas” Lapor Ke RT

    SANGATTA GWP (21/8) – Pendatang yang berkunjung dan akan menetap di sebuah daerah idealnya harus melaporkan diri terlebih dahulu ke pemerintah setempat. Namun hal ini tidak berlaku di Sangatta Kutai Timur (Kutim). Pasalnya, dari pengakuan dari beberapa RT setempat, hampir dan mayoritas pendatang baik lama maupun sebentar tak melaporkan diri untuk tinggal berdomisili. “Tidak pernah lapor ke RT. Padahal ini merupakan kewajiban bagi pendatang untuk melaporkan diri. Selain untuk mengetahui adanya pendatang baru, juga akan mempermudah pemerintah dalam mendata,”kata Ketua RT 13 Gangsar Oyong Singa Gembara. Ironinya, saat adanya teguran untuk melapor, namun pendatang baru tak sedikitpun memberikan respon positif. Hal inilah yang membuatnya sedikit merasa tak di hargai. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya hanya…

  • ISIS Tidak Perlu Di Tanggapi Berlebihan

    SANGATTA GWP (21/8) – Masalah ISIS tidak perlu ditanggapi berlebihan dan masyarakat harus bisa memahami antara murni kegiatan ibadah dengan ajaran yang bertentangan dengan syariat Islam. “Terpenting bagaimana kerukunan antarummat terjaga, situasi Kutim aman dan terjaga kedamaiannya,” kata Wabup Ardiansyah Sulaiman, saat memberikan pengarahan dalam pertemuan sejumlah camat, tokoh agama serta Pemkab Kutim menanggapi isu aksi kelompok ISIS. Dalam pertemuan yang dihadiri Kapolres AKBP Edgar Diponegoro, Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Andi Gunawan, Kakandepag Fahmi serta Ketua MUI, Sobirin Bagus terbangun satu pemahaman agar semua elemen terutama Camat dan KUA setiap saat memberikan pemahaman kepada masyarakat apa dan bagaimana ISIS. Menurut Kapolres Edgar Diponegoro, secara idiologi ISIS untuk berkembang di Indonesia seperti di Timur Tengah,…

  • PERSAHABATAN MEMPERKUAT KEMITRAAN

    SANGATTA, GWP (21/8) – Upaya PT. KPC untuk mencetak kader kader penggerak masyarakat semakin meluas, hal itu terlihat dari acara temu kader dampingan KPC sekaligus halal bihalal yang di gelar KPC medio Agustus ini. Tidak kurang dari 200 orang kader dampingan turut hadir dalam acara yang di gelar di d’lounge Hotel Royal Victoria.” Acara ini digelar selain untuk silaturahmi kita juga ingin ada transfer pengetahuan dan wawasan serta suka duka selama menjadi kader kepada kader kader baru dampingan kami, tema yang kita angkat dengan persahabatan yang terjalin hal itu memperkuat kemitraan yang ada” Ujar Nurul Mutia Karim, Manager Communty Empowerment PT KPC Kegiatan tersebut mempertemukan semua kader dari 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Sangatta Utara, Kecamatan…

  • PERGIZI KPC UPAYA MAKSIMALKAN PERAN KADER POSYANDU

    SANGATTA,GWP(20/8)–Upaya PT Kaltim Prima Coal (KPC) dalam mensukseskan program pemerintah kabupaten Kutai Timur dalam bidang kesehatan secara konsisten di lakukan staf KPC seksi Kesehatan dan pendidikan. Salah satu program yang dilaksanakan tujuh tahun lalu hingga sekarang ini yakni program Edukasi dan Rehabilitasi Gizi atau di kenal dengan Pergizi.” Program ini kita lakukan setiap tahun dalam kurun waktu 7 tahun ini, program ini di maksudkan untuk membackup program dinas kesehatan dalam upaya merevitalisasi peran Posyandu, khususnya kader posyandu,” terang Yuliana Datubua, Superintendent Community Health and EducationPT. KPC medio Agustus ini. Pergizi merupakan program dari PT. PT.KPC yang dimulai sejak tahun 2007. Dimulai dengan kegiatan survey gizi untuk anak yang dilakukan di 4 kecamatan, Rantau Pulung, Bengalon,…

Berita Kriminal

4 Bulan, Ada 35 laporan dan 65 Tersangka Narkoba

SANGATTA GWP – (24/7) – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Edgar Diponegoro melalui KA Unit 1 Made Ady Swandana mengatakan, untuk empat bulan terakhir di tahun 2014 pihaknya sudah mendapatkan sedikitnya 35 laporan polisi dan 65 yang sudah di tetapkan menjadi tersangka pelaku haram narkoba. Dari 65 tersangka tersebut, 5 di antaranya seorang perempuan dan 60 laki-laki. Di katakannya pula, untuk saat ini pihaknya sudah memanggil ada 6 orang yang di sidik. “Drastis, untuk tahun 2014 ini saja sudah ada 35 laporan kepolisian dan sudah ada 65 orang yang yang di tetapkan menjadi tersangka. 5 perempuan dan 60 laki-laki,”kata Made. Polres Kutai Timur (Kutim) kembali menangkap dua orang bandar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu. Keduanya ditangkap…

Suara Mercun “Ancam” Ibadah

SANGATTA GWP (3/7) – Seharusnya untuk mneyambut bulan suci ramadhan di lakukan dengan berbagai macam ibadah dan amalan yang semestinya. Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, suara mercun selalu menghiasi dan  mendominasi di sela-sela jamaah menjalankan ibadah. Selain akan mengganggu aktifitas ibadah selama bulan puasa, dan membahayakan bagi penggunanya, tentunya hal tersebut sangat di larang penggunaannya. Meskipun demikian, ada saja oknum-oknum yang memperjualkan belikan barang membahayakan tersebut. Warga Kelurahan Teluk Lingga kecamatan Sangatta Utara yang enggan menyebutkan namanya ini salah satunya, penjualan mercun ataupun sejenisnya di jualnya lantaran merupakan sebuah tradisi dari tahun ke tahun. Selain kerapkali di buru pembeli, ledakan suara kecil tersebut juga sangat menguntungkan baginya. “Banyak yang cari. Alasannya karena inikan budaya dan ada…

Polres Kutim Kembali Musnahkan Sabu-Sabu

SANGATTA GWP (30/6) -  Sebanyak  51,89 gram sabusabu, Jumat (27/6)  dimusnahkan jajaran Polres Kutim dihadapan empat tersangkanya. Pemusnahan barang haram senilai Rp103,7 juta  itu dilakukan dengan cara memasukan semua sabu-sabu berikut plastik ke dalam air panas, kemudian diaduk sampai rata dan dibuang dalam kloset. Proses pemusnahan SS dilakukan Polres Kutim dalam rangka mengamankan barang bukti, selain itu menadai peringatan Hari Bhayangkara ke 68. Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Fanani Eko S.Ik didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Jan Manto Hasiholan menyebutkan, pemusnahan dilakukan setelah dikonsultasikan dengan PN Sangatta dan Kejaksaan.  “Sabu-sabu yang dimusnahkan merupakan barang bukti yang belum lama ini disita dari tersangka Misran, Hj Badariah dan Herman,” terang Wakapolres Ahmad Fanani. Pemusnahan yang berlangsung diruang operasi Kasat…

Jelang Puasa, Lokalisasi K2 Akan Di Tertibkan

SANGATTA GWP (6/6) – Walaupun gencar di bicarakan bahwasannya kawasan lokalisasi Kampung Kajang akan di tertipkan seutuhnya, namun sampai saat inipun tak kunjung di lakukan. Bahkan walaupun adanya larangan, namun PSK Kampung Kajang pun tak enggan melakukan aksinya. Memang di katakan Kepala Dinas Sosial Aji Kifli Oesman bahwa Pekerja Seks Komersial yang biasa di sapa PSK tersebut sudah berkurang, namun pada kenyataannya tidak mengurangi kekawatiran warga sekitar. “Sudah berkurang. Dari 170 tinggal 85 orang PSK saja lagi,”katanya sambil menambahkan lokalisasi K2 wajib di tutup. Untuk mengatasi akan hal tersebut, menjelang Bulan Suci Ramdhan pihaknya akan kembali melakukan pendataan dan penertiban PSK. Tentunya hal tersebut di lakukan  untuk memberikan pembinaan. “Mendekatai Puasa, kita akan tertipkan untuk…

Berselisih, MH Nekat Tebas Tetangganya

SANGATTA GWP (28/5)  – MH (15), pemuda di Jalan Mulawarman  RT 01,  desa Sepaso , kecamatan Bengalon, secara sadis menimpas tetangganya H Sarjani (43) dengan parang hingga tewas. Kejadian tersebut terjadi, pada  hari Minggu (25/5),  sekitar jam 06.15 Wita pekan lalu. Berdasarkan informasi yang di himpun media ini, korban merupakan  masih kerabat pelaku. Pemuda putus sekolah ini menimpas leher korban,  dan mengakibatkan korban tewas di tempat dengan leher nyaris putus. Pembunuhan terhadap korban  yang sehari-harinya bekerja sebagai penjualan nasi kuning ini, dibenarkan Kapolres Kutim AKBP Edgar Diponegoro, melalui Kapolsek Bengalon AKP Mujianto. “Pembunuhan dilakukan tersangka MH, sekitar Pukul  06.15 Wita,” katanya. Mujianto mengungkapkan atas laporan masyarakat, tersangka  yang sempat bersembunyi dalam rumahnya setelah menimpas korban, tanpa…

Tak Penuhi Panggilan, Tatang Jadi Buron Kejari

SANGATTA,GWP (22/5) -Buronan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta bertambah lagi, setelah Majelis Hakim MA menolak kasasi Tatang, Direktur PT Saida Ditara Tresna (SDT) diganjar hukuman sebelumnya dihukum 2 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Kaltim. Kajari Sangatta, Didik Farkhan,   menyebutkan, Tatang menjadi DPO setelah dipanggil untuk menjalani eksekusi namun tak memenuhi. Kepada wartawan, diungkapkan Tatang menjadi terpidana   dalam kasus korupsi penyuapan  pegawai pajak terkait kasus KTE (Kutai Timur Energi). Disebutkan,  Tatang oleh Pengadilan Negeri (PN) Sangatta pada 21 Juli 2011 dinyatakan bersalah sehingga diganjar pidana penjara selaam 14 bulan dan denda Rp 50 juta subsidair 6 bulan penjara. Merasa tak bersalah, Tatang banding ke PT  Kaltim, namun bukan kebebasan atau pengurangan hukuman yang didapat tetapi hukumannya…

Info Sangatta

“Awas” Beredar Uang Palsu

SANGATTA GWP (21/8) – Isu beredarnya uang palsu yang membuat pedagang Pasar Induk Sangatta (PIS) resah dalam dua pekan terakhir ini (Upal Beredar di Pasar Induk, red). Beberapa pimpinan bank di Kutai Timur (Kutim), menghimbau agar masyarakat tidak terlalu panik. Tekan kekawatiran bias mengunkan alat ultra viole untuk mendeteksi Upal. Pasalnya, sejak awal Januari hingga saat iniUpal belum ada didapatkan pihak bank. Kepala Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim cabang Sangatta Oska Yoris mengatakan, isu adanya uang palsu yang beredar dimasyarakat memang ada diterima BPD Kaltim cabang Sangatta. Hanya saja, belum ada ditemukan dimasyarakat. “Masyarakat diharapkan, agar tidak terlalu panik dengan isu uang palsu yang beredar dilingkungan masyarakat, khususnya para penjual. karena dari data yang dimiliki…

Pendatang “Malas” Lapor Ke RT

SANGATTA GWP (21/8) – Pendatang yang berkunjung dan akan menetap di sebuah daerah idealnya harus melaporkan diri terlebih dahulu ke pemerintah setempat. Namun hal ini tidak berlaku di Sangatta Kutai Timur (Kutim). Pasalnya, dari pengakuan dari beberapa RT setempat, hampir dan mayoritas pendatang baik lama maupun sebentar tak melaporkan diri untuk tinggal berdomisili. “Tidak pernah lapor ke RT. Padahal ini merupakan kewajiban bagi pendatang untuk melaporkan diri. Selain untuk mengetahui adanya pendatang baru, juga akan mempermudah pemerintah dalam mendata,”kata Ketua RT 13 Gangsar Oyong Singa Gembara. Ironinya, saat adanya teguran untuk melapor, namun pendatang baru tak sedikitpun memberikan respon positif. Hal inilah yang membuatnya sedikit merasa tak di hargai. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya hanya…

ISIS Tidak Perlu Di Tanggapi Berlebihan

SANGATTA GWP (21/8) – Masalah ISIS tidak perlu ditanggapi berlebihan dan masyarakat harus bisa memahami antara murni kegiatan ibadah dengan ajaran yang bertentangan dengan syariat Islam. “Terpenting bagaimana kerukunan antarummat terjaga, situasi Kutim aman dan terjaga kedamaiannya,” kata Wabup Ardiansyah Sulaiman, saat memberikan pengarahan dalam pertemuan sejumlah camat, tokoh agama serta Pemkab Kutim menanggapi isu aksi kelompok ISIS. Dalam pertemuan yang dihadiri Kapolres AKBP Edgar Diponegoro, Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Andi Gunawan, Kakandepag Fahmi serta Ketua MUI, Sobirin Bagus terbangun satu pemahaman agar semua elemen terutama Camat dan KUA setiap saat memberikan pemahaman kepada masyarakat apa dan bagaimana ISIS. Menurut Kapolres Edgar Diponegoro, secara idiologi ISIS untuk berkembang di Indonesia seperti di Timur Tengah,…

Ttraffic lights Rusak, Lalu Lintas Kacau Balau

Data Ttraffic lightsYang Tidak Berfungsi Di Sangatta Simpang Tiga Yos Sudarso II dan APT Pranoto Simpang Empat APT Pranoto Simpang Tiga Yos Sudarso II dan Jalan Kenyamukan Simpang Empat Patung Singga Poros Sangatta Bontang Simpang Tiga Telkom Poros Sangatta Simpang Perdau Simpang Tiga Yos Sudarso IV dan Jalan Mute SANGATTA GWP (20/8) – Kerusakan sejumlah traffic lights (lampu lalu lintas) di sejumlah titik di Sangatta, Kutai Timur (Kutim) dalam beberapa bulan terakhir. Membuat aktifitas berkendara menjadi semrawut, potensi terjadinnya kecelakaan lalu lintas (laka) pun menghantui setiap penggendara. Perbaikan terhambat pengerjaan sejumlah ruas jalan di Sangatta menjadi dasar Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi (Dishubkominfo) Kutim sehingga belum bisa dilaksanakan perbaikan. Tahun 2015 ditargetkan akan diganti dengan…

Minim, 8 Bulan Baru 81 terdapat Titik Hotspot

SANGATTA GWP (20/8) – Di katakan Kepala Dinas Kehutanan Kutai Timur (Kutim) Mohammad Idham Edwin melalui Kepala Unit Pengelola Teknis Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Beni Hermawan, bahwasannya untuk tahun 2014 terhitung sejak Januari hingga Agustus baru terdapat 81 titik Hotspot yang ada di Kutim. Dari data yang ada, bulan maret paling terganyak di bandingkan dengan Januari dan Ferruari. Untuk bulan Januari, katanya, hanya terdapat 19 titik kebakaran. Februari terdapat 24 titik dan Maret 38 titik. “Jadi semuanya selama 3 bulan hanya terdapat 81 titik api saja,”ujarnya. Di katakannya, adapun kecamatan yang menjadi area kebakaran ialah Karangan sebanyak 16 kali, ,Busang 3 kali, Bengalon 9 kali, Kongbeng 15 kali, Wahau 10 kali, Telen 4 kali,…